Pengertian Trader Forex, Cara Kerja Dan Jenis Trader

 

Pengertian Trader Forex, Cara Kerja Dan Jenis Trader

Pengertian Trader Forex 

Pengertian trader forex, cara kerja dan jenis trader forex.
Trader forex adalah seseorang yang berdagang atau trading di pasar forex. Trader menyelesaikan operasi perdagangannya dengan menggunakan dana dan akun mereka sendiri atau menggunakan dana investor yang telah dialokasikan sebagai dana kelolaan. Dalam hal trader mengelola dana pihak lain atau investor, maka seorang trader forex akan mendapatkan salary berupa gaji, komisi ataupun bonus dari investor sesuai kesepakatan.
 
Pada saat ini, dimana seorang trader forex dapat melakukan trading forex secara online, maka pelaku trading forex online disebut trader forex online.
 
Pengertian trader forex, cara kerja dan jenis trader forex
 
 Cara Kerja Trader Forex 

Trader mendapatkan profit melalui pergerakan harga suatu pasangan mata uang ( Pair ) yang mereka perdagangkan / tradingkan. Trader menganalisa situasi di pasar forex dan mengandalkan data – data analisis baik analisis tehnikal maupun analisis fundamental untuk mengeksekusi order perdagangannya. Selain itu, trader cenderung memiliki aset untuk periode waktu yang lebih pendek karena mereka lebih suka memanfaatkan tren jangka pendek.
 
Dalam melakukan transaksi jual beli di pasar mata uang asing, seorang trader forex tidak dapat melakukan trading forex secara langsung. Jadi trader harus bekerjasama dengan perusahaan broker forex. Disinilah peran broker forex yang terbaik dan terpercaya serta memiliki reputasi yang bagus menjadi hal mutlak.
 
Saat ini, dengan banyaknya broker forex di Indonesia, mereka bersaing dengan mengenakan biaya yang lebih murah sehingga menarik banyak trader Indonesia untuk menggunakan jasa mereka. Broker dengan biaya terjangkau biasanya membebankan komisi yang jauh lebih rendah dari broker lain per transaksinya. Jadi mencari broker dengan biaya terjangkau adalah salah satu cara penting untuk menghemat biaya dan mendapatkan akses ke pasar.
 
Selain itu, banyak broker yang menawarkan leverage tinggi, yang memungkinkan trader meminjam uang dari broker untuk meningkatkan ukuran posisi ( Lot ) dalam bertransaksi di pasar forex.
 
Ya, sudah menjadi hal yang lumrah bahwa trader pasti menginginkan biaya yang murah ( Spread yang rendah ) dan Leverage yang tinggi, terutama untuk trader dengan gaya trading Scalping. Untuk para trader Scalper, FBS Indonesia adalah jagoannya.
 
Jenis Trader Forex Berdasarkan Gaya Trading
 
Berdasarkan gaya trading yang dijalankan, dikenal 4 jenis trader, yaitu Scalper, Intraday Trader, Position Trader dan Swing Trader. Perbedaannya berdasarkan pada frekuensi trading, target dan juga time frame yang digunakan.
 
1. Scalper 

Scalper adalah gaya trading yang sering masuk market dalam sehari dengan mengambil target Pips kecil. Time frame ( TF ) yang digunakan juga TF kecil, seperti TF 5 menit atau 15 menit. Bahkan banyak trader scalper yang menggunakan TF 1 Menit.
 
2. Intraday Trader
 
Trader intraday atau sering disebut trader harian adalah jenis trader yang membuka dan menutup posisi perdagangannya di hari yang sama. Biasanya time frame yang digunakan adalah TF 30M atau 1H dengan target 50 – 100 pips per hari.
 
3. Swing Trader
 
Swing trader adalah jenis trader yang sanggup menahan posisi trading sampai beberapa minggu, bahkan bisa lebih dari sebulan dengan target sekitar 300 pips atau lebih. Kebanyakan swing trader menggunakan analisa fundamental dengan time frame minimal 1D.
 
Jenis Trader Forex Berdasarkan Analisa

Trading forex bukanlah main perjudian, main togel, apalagi main tebak – tebak buah manggis. Trading forex membutuhkan analisis yang mendalam sebelum seorang trader membuka ( Open ) posisi. Nah berdasarkan analisa yang digunakan, ada 3 tipe / jenis trader forex.
 
1. Trader Fundamental
 
Trader Fundamental adalah trader yang menggunakan analisis fundamental sebagai dasar analisanya. Dia akan melihat berita yang terkait dengan mata uang negara tertentu sebelum masuk market. Trader fundamental biasanya bermain untuk jangka panjang dengan modal yang cukup besar. Dia hanya sesekali masuk pasar, namun saat mereka masuk pasar biasanya dengan transaksi yang besar, sehingga potensi keuntungannya juga jauh lebih besar jika harga bergerak sesuai analisanya.
 
2. Trader Teknikal
 
Trader teknikal adalah trader yang menggunakan analisis teknikal sebagai dasar analisanya. Berbeda dengan trader fundamental, para trader teknikal menggunakan data / grafik pergerakan harga dan volume perdagangan serta kombinasi berbagai indikator – indikator teknikal lainnya.
 
3. Trader Mix / Sentiment
 
Trader mix / sentiment adalah tipe trader yang menggabungkan analisis fundamental dan analisis teknikal sebelum melakukan transaksi di market. Dia hanya akan melakukan open posisi apabila analisa teknikal dan fundamental saling mengkonfirmasi.
 
Untuk menunjang keberhasilan dalam trading, seorang trader harus menentukan tipe atau jenis trader yang mana yang akan dijalankan. Karena ini adalah bagian dari trading plan seorang trader. 


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.